Touch Me.
Hardware accelerated using
CSS3 for supported iOS
Responsive.
Respond to change in browser
width and adjust automatically
Flexible.
Run multiple sliders on
the same web page
Customize.
Set momentum, elasticity,
scrollbars and more...

Jumat, 19 Februari 2016

faninda hanum
Hujan yang rintik- rintik di awal bulan itu,
Menambah nikmatnya malam syahdu

                                        -The Rain-

Emang bener ini hari masih sore, dan hujan sudah mengguyur dengan derasnya. Mungkin ini memamg pertanda, karena dari tadi cuaca diluar memang panas. Eh ternyata hujan deras, kan bikin seneng :D
Udah lama aku nggak pernah sambang ke halaman ini, biasanya ada aja untuk bisa ditulis. Tapi sekarang,banyak yang dipikirin, dan banyak yang dilakuin(padahal kerjaannya cuman scroll- scroll dan stalking M*****N) eits..SKIP...hahahaha.. Itu bukan alasan sebenarnya kok. Alasan sebenarnya adalah, karena malas. Udah itu aja. Yaa namanya juga lagi males, mau digimanain, mau hobi kaya gimanapun, pasti kalah sama yang namanya ke-MALAS-an. Iya, dan itulah kelemahan seorang manusia, hehehe tiba- tiba jadi freak begini :p.
Well, dalam ahap memulai menulis kembali ini........
Sebenernya aku bingung, mau memulai darimana... soalnya, banyak banget yang pengen aku tulis. Tapi... yasudahlah, enjoy aja...

Mundur yuk ke beberapa jam yang lalu, yaa kira- kira tadi siang sekitar jam 11.an.
Well, ada kejadian apa di jam itu? jawabannya.... nggak ada apa- apa sih sebenernya, hahahaha...
Seperti yang aku bilang diatas tadi, kalo kerjaanku scroll-scroll dan stalking. Tadi siang, nggak sengaja buka akun IG di hape kakak. Eh, lagi asik-asik scroll- scroll beranda, nggak taunya ada satu akun yang bikin aku berhenti. Setelah aku perhatiin, ternyata itu IG punya cewek si mantan. Kalo dibilang mantan sih enggak juga, orang kita nggak pernah ketemu, hahaha. But, dari kerjaanku itu, aku teringat salah satu channel yutub punya salah satu OLshop terbesar yang lagi hits sekarang. Channel ini nyeritain tentang, seorang pemuda yang jatuh cinta sama anak pemilik kos yang dia tempatin, tapi si cewek ini uda punya "cowok". Kenapa aku kasih tanda kutip, penasaran? Buka aja di yutub dan search "Kasih Tak Santai".
Awal nonton channel ini, aku jadi mikir kalo cerita ini persis banget sama yang terjadi di kehidupan percintaan ku. Caelah bahasanya tinggi amat :P. Cuman ceritaku beda di endingnya aja, hahaha..
Di episode terakhir chanel itu, bercerita kalo ternyata "cowok" yang selama ini dipacari nya itu, yang berhubungan cuman sebatas telpon dan sms aja, ternyata nggak berneran ada. Semua yang dikatakan itu bohong, foto- foto yang dikirimkan kepada si cewek pun, itu foto punya orang lain. Nah disini aku mikir, jangan- jangan juga orang yang aku kenal selama beberapa tahun lalu, juga ngelakuin hal yang sama kaya yang di chanel. Oooh my God, terus selama ini aku kenal sama siapa? Huwaaa.... dari situ aku langsung mikir kalo aku bego banget ya..ckkckck.. Sepertinya aku kerasukan waktu itu, (ngeles) :p. Duh tuhan, cobaanNya, gitu amat yak. Tapi gapapa sih, dengan begitu, pengalaman ku bertambah. Jangan lagi coba-coba untuk mengenal seseorang setengah- setengah.
Tapi, tuh orang juga harus disalahin, makanya punyamuka jangan cakep- cakep amat, dan jangan suka pamer di IG. Kan kalo udah jadi kasus kaya gini kan, yang rugi siapa? Jelas aku lah, huh (sebel sendiri).


Oke, gitu aja dulu. Ntar secepatnya aku sambung lagi ceritanya, adzan maghrib sudah berkumandang..
*kabuur* *ngeloyor pergi*

Minggu, 17 Januari 2016

Diem(an)

faninda hanum
Kalo kata om Duta SO7, berhenti berharap.
Iya, haruskah aku berhenti berharap kepadamu?
Sudah hampir seminggu, aku dan doi diem-dieman. Nggak ada kata diantara kita, nggak ada kata "Hai, chan", nggak ada lagi ketawa bareng, kirim stiker line sampe kadang isi chat cuman stiker aja, hahahha. Sungguh aku merindukan itu semua. Apa kau juga merindukannya? Aku rasa tidak.
Sampai saat ini aku pun tak tahu apa penyebab kita berdua diem-dieman. Seingetku karena dia mulai banyak tugas dan selesein UASnya. Terakhir kali kita chat, berakhir karena ngebahas soal "penggemar", dimana kesannya dia seperti berharap dia punya "penggemar" yang berujung naksir ke dia gitu. Kan nyebelin namanya. Sekalem-kalemnya cewek, se cuek-cueknya aku pasti ada lah rasa cemburu. Cuman ya gitu, aku nggak nunjukin kalo aku cemburu. Kenapa gitu? Karena aku sadar diri, diluaran sana banyak berkeliaran cewek-cewek cantik lebih dari aku (yang nggak ada cantik-cantiknya ini), lebih bertalenta (daripada aku yang cuman hobi bikin masakan), dan yang pasti juga hits. Secara kampusnya juga kampus hits.
Setelah kejadian itu, sampe sekarang aku gatau dia kabarnya gimana. Ya moga aja baik- baik. Jum'at kemaren katanya camping sama gengnya. Padahal kamis kita ada janji buat ke cokelat klasik. Tapi nyatanya juga dia nggak ngehubungin, aku mau sih hubungi duluan, tapi yah mungkin saja dia sibuk dan nggak mau diganggu dan juga lelah. Fix, dia cuek. Eh, dia nggak cuek kok. Aku aja yang keterlaluan...
Yalah yalah sudah lupakan. Besok dia berangkat ke Bandung buat liburan, ati-ati berangkatnya, selamat sampai tujuan dan balik ke Malangnya.
Nggak tau mau sampai kapan diem-dieman gini. Sabar-sabar aja lah :)

Minggu, 29 November 2015

Chocolate. First time we meet

faninda hanum
Bahkan pertama kali aku kirim coklat ke rumahmu, aku uda sayang sama kamu. 
DEG!!

19 Januari 2015 19.00
Hujan rintik- rintik membasahi kota pada malam itu, seketika dering chat BBM terdengar.
"Aku uda di depan rumahmu, kayanya" kata si pengirim.
Seketika senyum merekah pada gadis tersebut. Tak menunggu lama, langsung dibukakannya pagar rumah dan menyambut si Pengirim.
Si Pengirim. Cowok yang belakangan ini membuat dia tersenyum, melupakan sejenak kisah cinta nya yang suram. Ini adalah pertemuan pertama mereka, dan dia tak pernah menyangka bahwa Si Pengirm benar- benar menepati ucapannya. 2 buah coklat dikeluarkan dari dalam tasnya. Iya, coklat yang dia janjikan, sudah lama coklat itu dibelikan untuknya, namun baru sekarang memberikannya.
"waah makasih banget ya Bang. Jadi ngrepotin. Hehe" ucap Si Gadis.
"Iya sama- sama. Jadi enteng deh tas ku" balas Si Pengirim.
"Maaf deh jadi berat beratin tasnya"
"Gapapa neng, bercanda juga " Jawabnya dengan senyum.

Setelah berbicara panjang lebar dan gerimis nya juga nggak bisa nyantai. Akhirnya mereka berdua berpisah karena Si Pengirim ada janji dengan temannya. Dan pembicaraan pun berlanjut di chat. Tanpa disangka, dia telah melupakan sedikit permasalahannya. Iya, Si Pengirim pandai menghiburnya.

Si Gadis. Cewek manis berambut pendek dan tebal. Tinggi standar, bermata coklat, dan beralis tebal. Well, hatinya sedang kalut pada saat itu. Bagaimana tidak, bagaimana bisa seorang cewek menjalani hubungan LDR yang kenyataannya sampai saat ini dia tidak mendapatkan kabar dari sang kekasih.
Hubungan yang dijalaninya kurang dari setahun itu, sukses membuat hatinya kalut. Seakan tak pernah dianggap oleh sang kekasih. Setiap hari pikiran campur aduk, bahkan disela kesibukannya. Terkadang merasa lelah dengan semua itu.
Sampai pada suatu hari, dia berkenalan dengan seorang cowok, dan cowok itu sukses membuat hatinya tersenyum kembali. Yah walaupun mereka baru kenal dan belum pernah bertemu sebelumnya. Berlanjut ke chat BBM dan akhirnya sampai suatu malam mereka bertemu untuk pertama kalinya dan Coklat itu lah awal dari kedekatan mereka :)


To be continue......
 

Jumat, 09 Oktober 2015

faninda hanum
Yaudah ayang kerjain dulu tugasnya, yang teliti yaa..
Iyaa...
Mmmm****hh

Kalo tiap malem chattingan isinya kaya gitu dan ending kata- katanya kaya gitu mah, lama- lama juga enek. Aku gapernah minta cowok yang romatis dari dulu. Tapi dikasih nya yang gitu, emang sih aku suka yang berbau manis gitu. Tapi yah kalo keterlaluan manisnya mah kan gaenak juga. Diajakin slow dikit aja gabisa. Kadang suka heran dan bingung. Rasanya ga pengen gitu pacaran, jomblo enak kali yaa. Tapi yang jomblo lagi bingung cari pacar. Apa kalian (wahai jomblo) mau sama cowok ku sekarang. Dia perhatian banget lho, tanpa kalian minta pun dia udah tumpah- tumpa perhatiannya. Romantis nggak? Yah jangan ditanya lagi dah, overdosis dah kalo pacaran sama dia, dijamin. Mau sampe enek pun bisa. Huft! Capek.

Kurang bersyukur sih kata orang. Aku bersyukur kok, tapi disamping bersyukur juga berdoa lebih giat agar dapet yang lebih. Atau paling nggak yang diingini mamaku lah. Itupun kalo bisa. Makanya dari sekarang aku sedang sibuk untuk memantaskan diri. Bukan mau menarik perhatian atau apalah. Cuman memperbaiki agar nggak minder gitu aja. Tapi kalo mikirnya lain, ya nggak tahu juga :D. Pikiran seseorang mah siapa yang tahu.

Kalo dia tahu postingan ini, pasti langsung tanya ini- itu. Pokonya dia itu mau jawaban yang pas dihatinya. Pokonya kalo aku bisa menjawab pertanyaannya tanpa dia nanya balik ke aku, baru itu namanya skakmat :D. Tapi itu jarang terjadi. Dan terkadang aku yang memutuskan pembicaraan dan tak mau membahasnya. Karena, masalah dikit bisa jadi gedhe. Masalah yang bisa selese, malah jadi runyam. Pemikiran masing- masing dari kita, kadang ga bisa dipahami juga sam akita masing- masing. Nah lho, Kalo salah satu nggak bisa kalah mah, sampe kiamat pun bisa anteng gada omongan.

sudahlah, capek rasanya ngomongin tuh orang. Sampe kapanpun juga ngga ngerti- ngerti.




Sekian

Selasa, 26 Mei 2015

Buat Kamu

faninda hanum
Buat Kamu...
Aku sadar aku bukan yang terbaik buat kamu, tapi seandainya kamu tahu kalo aku berusaha sekeras mungkin untuk menjadi yang terbaik buat kamu untuk jadi apa yang kamu mau, apa kamu tahu? Aku rasa sih enggak. Kamu nggak peduli, masa bodoh. Nggak penting aku mau seperti apa, dan berusaha sebagaimanapun juga. Saat kamu nggak ada waktu buat aku, dan itu menyakiti perasaanku, aku hanya bisa menangis dalam hati, terdiam dan bertanya "kenapa aku bisa sekhawatir ini ya sama kamu?". Sebesar apapun kamu menyakiti perasaanku, itu ga bakal ngurangin rasa sayang aku ke kamu. Karena rasa sayang aku melebihi rasa sakit yang kamu kasih ke aku. Tapi pernahkah kamu berpikir sedikit saja untuk ngerttin perasaanku? ENGGAK KAN?! hehe.. Lucu...

Tuhan, bantu aku untuk memudarkan rasa sayangku yang terlalu dalam buatnya yang tak lagi membuktikan omongannya :). Bantu aku perlahan menghilangkannya ini. Aku sudah cukup bersabar dan mencoba yang terbaik buatnya. Ya Tuhan, hati ini sudah tidak kuat, kadang capek jika aku tahu bahwa aku berjuang sendirian, aku sayang dia Tuhan tapi aku tahu Kau lebih menyayangiku dan lebih tahu kedepannya seperti apa. :). Terimakasih

Kalau dia beneran sayang, dia tidak akan membiarkanmu mengemis perhatian. Memohon sebuah pertemuan, menunggu hingga pesan singkatmu dibalas olehnya, mengabaikanmu ketika kau rindu. jika dia mencintaimu, dia takkan menyakitimu, bahkan untuk menyakitimu pun dia ga sanggup. Sayangnya, dia GA BENERAN SAYANG. Hahahaha

Sedih itu ketika melihat orang yang kita sayangi menyayangi orang lain, tapi lebih menyedihkan lagi ketika kita tahu orang yang kita sayangi PURA-PURA MENYAYANGI kita :) Bahkan aku nggak pernah ngerti gimana bisa aku mencintai orang yang nggak bisa cintai aku. Bahkan aku nggak pernah berfikir akan sejauh ini menyayangi kamu. Lebih parahnya lagi waktu aku tahu, kalo ternyata bukan aku yang kamu mau, dan kamu nggak pernah anggap aku ada.




 Aduuh dee.. Sedih deh rasanya. Itu diatas aku nulis apa juga. Asal- asalan nemu tulisan aja sih sebenarnya. Sekarang tanggal berapa? Hari keberapa? Aku udah bisa move on belum ya?hahaha.
Ngomongin soal move on, masih belum sepenuhnya aku move on dari kejadia kemaren. Tapi bukan berarti aku masih mengingatnya. Aku sudah lupa, tapi aku masih bisa merasakannya. Butuh waktu untuk bener- bener merasakan amnesia :D. Strong lah, sudah biasa :)


Sabtu, 23 Mei 2015

Akhir cerita cinta

faninda hanum
Sandiwarakah selama iniSetelah sekian lama kita tlah bersamaInikah akhir cerita cintaYang selalu aku banggakan di depan mereka
Entah dimana kusembunyikan rasa malu

Kini harus aku lewatiSepi hariku tanpa dirimu lagiBiarkan kini ku berdiriMelawan waktu tuk melupakanmuWalau pedih hati namun aku bertahan
                                                Glenn F-

2 cinta 1 hati

faninda hanum
Akhirnya ku sadari bila diri iniTelah masuk dalam permainanmu
Kini ku sadari bukan hanya dirikuYang telah menjadi sandaran hatimu
Dua cinta dalam satu hatiTak bisa aku terimaDua cinta dalam satu hati
Tak pernah kau sadariBila dirimu telah menghancurkan perasaankuBagaimana tidak, kekasih yang ku sayangiKu lihat bermanja di peluk yang lain
Dua cinta dalam satu hatiTak bisa aku terimaDua cinta dalam satu hati
Tiada lagi maaf darikuKini ku ‘kan pergi tinggalkanmu
                                          Calvin J-

Coprights @ 2016, Blogger Template Designed By Templateism | Distributed By Blogger Template